PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 23

image

PENGHASILAN YANG DIKENAKAN PAJAK PENGHASILAN PASAL 23

 

 

1.      Pembagian laba baik secara langsung ataupun tidak langsung, dengan nama dan dalam bentuk apa pun.

2.      Pembayaran kembali karena likuidasi yang melebihi jumlah modal yang disetor.

3.      Pemberian saham bonus yang dilakukan tanpa  penyetoran termasuk saham bonus yang berasal dari kapitalisasi agio saham.

4.      Pembagian laba dalam bentuk saham.

5.      Pencatatan tambahan modal yang dilakukan tanpa penyetoran.

6.      Jumlah yang melebihi jumlah setoran sahamnya yang diterima atau diperoleh pemegang saham karena pembelian kembali saham-saham oleh perseroan yang bersangkutan.

7.      Pembayaran kembali seluruhnya atau sebagian dar modal yang disetorkan, jika dalam tahun-tahun yang lampau diperoleh keuntungan kecuali jika pembayaran kembali itu adalah akibat dari pengecilan modal dasar (statuer) yang dilakukan secara sah.

8.      Pembayaran sehubungan dengan tanda-tanda laba, termasuk yang diterima sebagai penebusan tanda-tanda laba tersebut.

9.      Bagian laba sehubungan dengan pemilikan obligasi.

10.  Bagian laba yang diterima oleh pemegang polis.

11.  Pembagian berupa sisa hasil usaha kepada anggota koperasi.

12.  Pengeluaran perusahaan untuk keperluan pribadi pemegang saham yang dibebankan sebagai biaya perusahaan.

Dalam praktek sering dijumpai pembagian atau pembayaran dividen secara terselubung, misalnya 47Pajak Penghasilan dalam hal pemegang saham yang telah menyetor penuh  modalnya dan memberikan pinjaman kepada perseroan  dengan imbalan bunga yang melebihi kewajaran. Apabila terjadi hal yang demikian maka selisih lebih  antara bunga yang dibayarkan dan tingkat bunga yang berlaku di pasar, diperlakukan sebagai dividen. Bagian bunga yang diperlakukan sebagai dividen tersebut tidak boleh dibebankan sebagai biaya oleh perseroan yang  bersangkutan.

Bunga Termasuk Premium, Diskonto, dan Imbalan Sehubungan dengan Jaminan Pengembalian Utang

      Premium terjadi apabila, misalnya surat obligasi dijual di atas nilai nominalnya, sedangkan diskonto terjadi apabila surat obligasi dibeli di bawah nilai nominalnya. Premium tersebut merupakan penghasilan bagi yang menerbitkan obligasi dan diskonto merupakan penghasilan bagi yang membeli obligasi

Royalti

      Royalti adalah suatu jumlah yang dibayarkan atau terutang dengan cara atau perhitungan apa pun, baik dilakukan secara berkala maupun tidak, sebagai imbalan atas:

1.      Penggunaan atau hak menggunakan hak cipta di bidang kesusastraan, kesenian atau karya ilmiah, paten, desain atau model, rencana, formula atau proses rahasia, merek dagang, atau bentuk hak kekayaan intelektual/industrial atau hak serupa lainnya;

2.      Penggunaan atau hak menggunakan peralatan/perlengkapan industrial, komersial, atau ilmiah;

3.      Pemberian pengetahuan atau informasi dibidang ilmiah, teknikal, industrial, atau komersial;

4.      Pemberian bantuan tambahan atau pelengkap sehubungan dengan penggunaan atau hak menggunakan hak-hak tersebut pada angka 1, penggunaan atau hak menggunakan peralatan/perlengkapan tersebut pada angka 2, atau pemberian pengetahuan atau informasi tersebut pada angka 3, berupa:

a.       penerimaan atau hak menerima rekaman gambar atau rekaman suara atau keduanya, yang disalurkan kepada masyarakat melalui satelit, kabel, serat optik, atau teknologi yang serupa;

b.      penggunaan atau hak menggunakan rekaman 50Pajak Penghasilan gambar atau rekaman suara atau keduanya, untuk siaran televisi atau radio yang disiarkan/dipancarkan melalui satelit, kabel, serat optik, atau teknologi yang serupa;

c.       penggunaan atau hak menggunakan sebagian atau seluruh spektrum radio komunikasi;

5.      Penggunaan atau hak menggunakan film gambar hidup (motion picture films), film atau pita video untuk siaran televisi, atau pita suara untuk siaran radio; dan

6.      Pelepasan seluruhnya atau sebagian hak yang berkenaan dengan penggunaan atau pemberian hak kekayaan intelektual/industrial atau hak-hak lainnya sebagaimana tersebut diatas.

Hadiah, Penghargaan, Bonus, dan Sejenisnya

      Hadiah, penghargaan, bonus, dan sejenisnya selain yang telah dipotong pajak penghasilan PPh Pasal 21 ayat (1) huruf e, yaitu pemghasilan yang diterima atau diperoleh oleh Wajib Pajak dalam neger orang pribadi yang berasal dar penyelenggaraan kegiatan sehubungan dengan pelaksanaan suatu kegiatan. Berdasarkan keputusan Direktur Jenderal Pajak No. Kep-395/PJ/2001 yang dimaksud dengan:

1.      Hadiah undian adalah hadiah dengan nama dan dalam bentuk apa pun yang diberikan melalui undian.

2.      Hadiah atau penghargaan perlombaan adalah hadiah atau penghargaan yang diberikan melalui suatu perlombaan atau adu ketangkasan.

3.      Hadiah sehubungan dengan pekerjaan, jasa, dan kegiatan lainnya adalah hadiah dengan nama dan dalam bentuk apa pun yang diberikan sehubungan dengan pekerjaan, jasa, dan kegiatan yang dilakukan oelh penerma hadiah.

4.      Penghargaan adalah imbalan yang diberikan sehubungan dengan prestasi dalam kegiatan tertentu.

      Tidak termasuk dalam pengertian hadiah dan penghargaan yang dikenakan Pajak Penghasilan adalah hadiah langsung dalam penjualan barang atau jasa sepanjang diberikan kepada semua pembeli atau konsumen akhir tanpa diundi dan hadiah tersebut diterima langsung oleh konsumen akhir pada saat pembelian barang atau jasa.

Sewa dan Penghasilan Lain Sehubungan dengan Penggunaan Harta

Sewa dan penghasilan lain sehubungan dengan penggunaan harta, kecuali sewa dan penghasilan lain sehubungan dengan penggunaan harta yang telah dikenai Pajak Penghasilan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat (2) Undang-Undang PPh.

Imbalan Sehubungan dengan Jasa Teknik, Jasa Manajemen, Jasa Konstruksi, Jasa Konsultan, dan Jasa Lain

      Imbalan sehubungan dengan jasa teknik, jasa manajemen, jasa konstruksi, jasa konsultan, dan jasa lain, selain jasa yang telah dipotong Pajak Penghasilan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 21 Undang-Undang PPh.

      Jasa lain yang dimaksud di atas diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan No.244/PMK.03/2008 adalah:

1.      Jasa penilai (appraisal);

2.      Jasa aktuaris;

3.      Jasa akuntansi, pembukuan, dan atestasi laporan keuangan;

4.      Jasa perancang (design);

5.      Jasa pengeboran (drilling) di bidang penambangan minyak dan gas bumi (migas), kecuali yang dilakukan oleh bentuk usaha tetap (BUT);

6.      Jasa penunjang di bidang penambangan migas;

7.      Jasa penambangan dan jasa penunjang di bidang penambangan selain migas;

8.      Jasa penunjang di bidang penerbangan dan bandar udara;

9.      Jasa penebangan hutan;

10.  Jasa pengolahan limbah;

11.  Jasa penyedia tenaga kerja (outsourcing services)

12.  Jasa perantara dan/atau keagenan;

13.  Jasa dibidang perdagangan surat-surat berharga, kecuali yang dilakukan oleh Bursa Efek, KSEI dan KPEI;

14.  Jasa kustodian/penyimpanan/penitipan, kecuali 53Pajak Penghasilan yang dilakukan oleh KSEI;

15.  Jasa pengisian suara (dubbing) dan/atau sulih suara;

16.  Jasa mixing film;

17.  Jasa sehubungan dengan software computer, termasuk perawatan, pemeliharaan dan perbaikan;

18.  Jasa instalasi/pemasangan mesin, peralatan, listrik, telepon, air, gas, AC, dan/atau TV kabel, selain yang dilakukan oleh Wajib Pajak yang ruang lingkupnya di bidang konstruksi dan mempunyai izin dan/atau sertifikasi sebagai pengusaha konstruksi;

19.  Jasa perawatan/perbaikan/pemeliharaan mesin, peralatan, listrik, telepon, air, gas, AC, TV kabel, alat transportasi/kendaraan dan/atau bangunan, selain yang dilakukan oleh Wajib Pajak yang ruang lingkupnya di bidang konstruksi dan mempunyai izin dan/atau sertifikasi sebagai pengusaha konstruksi;

20.  Jasa maklon;

21.  Jasa penyelidikan dan keamanan;

22.  Jasa penyelenggara kegiatan atau event organizer;

23.  Jasa pengepakan;

24.  Jasa penyediaan tempat dan/atau waktu dalam media masa, media luar ruang atau media lain untuk penyampaian informasi;

25.  Jasa pembasmian hama;

26.  Jasa kebersihan atau cleaning service;

27.  Jasa catering atau tata boga.

 

Sumber : thoifahasriandini.blogspot.co.id

 

 

HUBUNGI KAMI :
Hotline : (021) 86908595
Call/WA : 0818 0808 0605 (Ikhwan)
CAll/SMS : 0812 1009 8812/ 0812 1009 8813
Email: kjaashadi@gmail.com;
info@kjaashadi.com

Tue, 30 Oct 2018 @15:26

Copyright © 2020 KJA ASHADI DAN REKAN · All Rights Reserved
powered by sitekno